Tutorial Belajar C Part 8: Aturan Dasar Penulisan Kode Program Bahasa C

Posted on

Di lanjutan panduan belajar bahasa C di Source Code Program kali ini, kita akan membahas aturan dasar penulisan kode program bahasa C. Aturan ini melingkupi case sensitifity, whitespace, komentar, statement, keyword, dan identifier.


Perbedaan Huruf Besar / Kecil di Bahasa C

Pengertian sederhana dari case sensitifity yaitu perbedaan antara huruf besar dan huruf kecil. Istilahnya, bahasa C termasuk bahasa yang case sensitif. Di bahasa C, huruf besar dan kecil dianggap berbeda. Pedoman printf tak dapat ditulis menjadi Printf.

Berikut contohnya:

Untuk penulisan variabel pun akan berbeda antara huruf besar dan kecil. Variabel jumlah, JUMLAH, dan Jumlah yaitu 3 variabel yang berlainan. Aturan ini berbeda bila dibandingi bahasa pemrograman PASCAL yang bersifat case insensitif (tak membedakan huruf besar dan kecil).


Cara Penulisan Komentar di di Bahasa C

Komentar atau comment yaitu ‘kode program’ yang ditambahkan untuk memberi keterangan/penjelasan mengenai cara kerja program. Komentar tak akan diproses oleh compiler C dan berfungsi untuk memberi keterangan tambahan (terutama bila kode program yang ditulis lumayan rumit)

Untuk mendesain komentar di di kode program bahasa C, menggunakan tanda /* dan */. Seluruh karakter yang terdapat diantara kedua tanda ini akan dianggap selaku komentar dan diabaikan di ketika proses compiler.

Berikut contoh penulisan komentar di bahasa C:

Komentar pun sering digunakan untuk mendesain semacam “copyright” kode program yang ditulis di awal, seperti contoh kode program berikut:

Bahasa pemrograman C++ menyajikan alternatif perancangan komentar, yakni dengan tanda ” // “. Umumnya, compiler bahasa C pun mendukung bahasa C++, sehingga kita pun dapat menggunakan tanda ” // “untuk mendesain komentar di bahasa C.

Komentar ” // ” hanya berlaku untuk satu baris saja. Kalau ingin mendesain komentar lebih dari 1 baris, tanda ” // ” mesti ditulis beberapa kali. Contohnya selaku berikut:


Pengertian Statement di Bahasa Pemrograman C

Statement di bahasa C yaitu sebuah baris command. Setiap baris command (statement) di bahasa C mesti diakhiri dengan tanda titik koma ( ; ).

Berikut beberapa contoh statement di bahasa pemrograman C:

Sebuah statement tak mesti melingkupi satu baris. Pedoman kondisi seperti if else dan perulangan (looping) dapat melingkupi beberapa baris, dan ini dianggap selaku satu statement:

Statement yang terdiri dari beberapa baris seperti ini, biasanya diawali dengan tanda kurung kurawal ” { ” dan diakhiri dengan tanda ” } “. Bagian ini pun sering disebut selaku blok kode program.


Pengertian Keyword di Bahasa Pemrograman C

Keyword yaitu kata kunci yang menjadi basic command bahasa C. Keyword ini tak dapat digunakan selaku identifier (variabel, konstanta maupun nama dari sebuah manfaat).

Selaku contoh, perhatikan statement berikut:

Disini, kata int dan return ialah sebuah keyword dan mempunyai makna tertentu di di bahasa C.

Terdapat beberapa kata kunci (keyword) di bahasa pemrograman C, yakni:

auto double int struct
break else long switch
case enum register typedef
char extern return union
continue for signed void
do if static while
default goto sizeof volatile
const float short unsigned

Seluruh kata ini tak dapat digunakan selaku nama variabel / konstanta di bahasa C.


Pengertian Identifier di Bahasa Pemrograman C

Identifier yaitu nama untuk menandakan “sesuatu” sepanjang kode program. Contoh dari identifier yaitu variabel, konstanta dan manfaat.

Perhatikan statement berikut:

Disini, jumlah dan total_penjualan yaitu variabel dan termasuk ke di identifiers.

Secara umum, kita bebas ingin menulis nama identifier, namun terdapat beberapa aturan:

  • Identifier mesti selain dari keyword (yang terdapat di tabel sebelum ini). Selaku contoh, kita tak dapat memakai kata int selaku nama variabel, karena int ialah sebuah keyword untuk menandakan tipe data integer.
  • Identifier dapat terdiri dari huruf, angka dan karakter underscore / garis bawah ( _ ).
  • Karakter pertama-tama dari identifier hanya dapat berupa huruf dan underscore, tak dapat berupa angka. Meskipun boleh, tapi tak disarankan menggunakan karakter underscore selaku awal dari identifier.
  • Beberapa compiler ada yang membatasi panjang identifier maksimal 31 karakter.


Di panduan bahasa pemrograman bahasa C kali ini kita telah membahas beberapa aturan basic dari bahasa C. Ini seluruh menjadi pedoman di menulis kode program bahasa C.

Panduan berikutnya akan masuk ke Cara Pembuatan Konstanta dalam Bahasa Pemrograman C.


Sumber https://www.duniailkom.com/