Tutorial Belajar C Part 10: Pengertian Variabel dan Cara Penulisan Variabel Bahasa C

Posted on

Di panduan belajar bahasa pemrograman di Source Code Program C kali ini kita akan membahas mengenai pengertian variabel dan cara penulisan variabel dalam bahasa C.


Pengertian Variabel di Bahasa C

Variabel ialah ‘penanda’ identitas yang digunakan untuk menampung suatu nilai. Nilai tersebut dapat diubah sepanjang kode program. Secara teknis, variabel merujuk kepada suatu tempat tinggal di memory komputer. Setiap variabel mempunyai nama yang selaku identitas untuk variabel tersebut.

Sesuai dengan namanya, isi dari variabel dapat berubah dari waktu ke waktu tergantung kebutuhan. Ini berbeda dari konsep konstanta yang kita bahas di panduan sebelumnya. Untuk konstanta, nilai tersebut akan tetap dan tak dapat diubah sepanjang kode program.

Selaku contoh, apabila saya mendesain program menghitung luas lingkaran, saya dapat mendesain variabel ‘jari2‘ dan mengisinya dengan nilai ‘7’, kemudian di di kode program, saya dapat mengubah nilainya menjadi ‘8’, ’10’ atau ‘1000’. Sedangkan apabila ‘jari2‘ ini dikerjakan selaku konstanta, karenanya nilainya akan tetap ‘7’ sepanjang program dijalankan.


Aturan Penamaan Variabel di Bahasa C

Penamaan variabel merujuk ke aturan identifier yang pernah kita bahas beberapa panduan sebelumnya. Berikut aturan penamaan variabel di di bahasa pemrograman C:

  • Variabel dapat terdiri dari huruf, angka dan karakter underscore / garis bawah ( _ ).
  • Karakter pertama-tama dari variabel hanya boleh berupa huruf dan underscore ( _ ), tak dapat berupa angka. Meskipun dibolehkan, sebaiknya tak menggunakan karakter underscore selaku awal dari variabel karena dapat tabrakan dengan beberapa variabel settingan program.
  • Variabel mesti selain dari keyword. Selaku contoh, kita tak dapat memakai kata int selaku nama variabel, karena int ialah keyword untuk menandakan tipe data integer.
  • Beberapa compiler bahasa C ada yang membatasi panjang variabel maksimal 31 karakter. Agar lebih aman, sebaiknya tak menulis nama variabel yang lebih dari 31 karakter.


Cara Penulisan Variabel di di bahasa C

Ketika akan menulis variabel, di hampir seluruh bahasa pemrograman terdapat 2 proses: deklarasi dan inisialisasi.

Deklarasi ialah proses untuk memberitahukan compiler bahasa C bahwa kita akan mendesain sebuah variabel. Bahasa C termasuk bahasa pemrograman yang menggunakan konsep strongly typed programming language, yang artinya untuk setiap variabel mesti ditulis akan berisi tipe data apa. Apakah itu angka bulat (integer), angka pecahan (float), huruf (char), atau yang lain.

Ketika kita ingin mendesain variabel, mesti ditentukan dulu apa tipe data dari variabel tersebut. Pembahasan mengenai tipe data di di bahasa C akan kita bahas di panduan tersendiri, namun berikut tipe data yang sering diaplikasikan:

  • Tipe data integer, yakni tipe data angka bulat seperti 1, 5 atau 1000. Tipe data integer ditulis dengan keyword int.
  • Tipe data float, yakni tipe data angka pecahan seperti 1.33,  5.90 atau 1000.99. Tipe data float ditulis dengan keyword float.
  • Tipe data character, yakni tipe data huruf seperti ‘A’, ‘a’, atau ‘Z’. Tipe data character ditulis dengan keyword char.

Selaku contoh, di kode program berikut saya mendeklarasikan 3 buah variabel:

Disini command int a akan mendesain variabel a dengan tipe data int. Artinya variabel a hanya dapat diisi dengan angka bulat. Variabel b bertipe char, sehingga hanya dapat menampung huruf. Sedangkan variabel c bertipe data float yang hanya dapat diisi dengan angka pecahan.

Setelah sebuah variabel di deklarasikan, kita dapat menginput atau memberikan nilai awal ke di variabel tersebut. Proses pemberian nilai awal ini dikenal dengan istilah inisialisasi.

Nilai yang diberikan mesti sesuai dengan tipe data. Misalnya variabel a bertipe int, sehingga hanya dapat diisi dengan angka bulat. Berikut contoh proses deklarasi dan inisialisasi dari contoh sebelumnya:

Kini ini masing-masing variabel telah berisi nilai. Tanda sama dengan ( = ) disini berfungsi selaku operator assignment, yakni operator yang akan mengisi sebuah nilai. Proses assignment dilakukan dari kanan ke kiri. Command a = 34 artinya memasukkan angka 34 ke di variabel a.

Untuk menampilkan isi dari variabel, kita dapat menggunakan command printf seperti contoh berikut:

Proses deklarasi dan inisialisasi variabel pun dapat dilakukan sekaligus, seperti contoh berikut:

Kini ini variabel a, b dan c masing-masing telah berisi nilai awal.

Kita pun dapat mendeklarasikan beberapa variabel di 1 baris command, pada kurun waktu variabel tersebut mempunyai tipe data yang sama,
seperti contoh berikut:

Setelah variabel di deklarasikan dan diberikan nilai awal, kita dapat mengubah nilai-nilai ini sepanjang kode program. Berikut contohnya:

Bisakah sobat menebak apa hasil ahir dari variabel a, b, dan c?

Diawal kode program, saya mendeklarasikan 3 buah variabel: a, b, dan c. Variabel a kemudian diisi dengan angka 3 dengan command a = 3.

Di baris berikutnya terdapat command b = a, artinya variabel b akan diisi dengan nilai dari variabel a (ingat, proses assignment berlaku dari kiri ke kanan). Karena variabel a berisi angka 3, karenanya variabel b pun akan berisi angka 3.

Berikutnya terdapat command a = a + b. Kembali, proses pemberian nilai (assignment) akan dilakukan dari sisi kanan tanda sama dengan ( = ) terlebih dahulu.

Berapakah hasil dari a + b? karena a dan b sama-sama bernilai 3, karenanya hasilnya ialah 6. Angka enam ini akan menjadi nilai baru untuk variabel a. Nilai variabel a yang sebelumnya 3, akan tertimpa menjadi 6.

Proses terakhir ialah  c = b + b + a. Kembali, kita selesaikan dulu perhitungan di sisi kanan, yakni b + b + a. Variabel b dikala ini bernilai 3, sedangkan variabel a telah bernilai 6 akibat command sebelumnya. Sehingga proses yang terjadi ialah 3 + 3 + 6 = 12. Angka 12 ini akan menjadi nilai inputan untuk variabel c.

Dari penjelasan diatas, karenanya variabel a akan berisi angka 6, variabel b angka 3, dan variabel c angka 12. Mari kita buktikan dengan menjalankan kode program tersebut:

Yup, hasilnya sesuai dengan perhitungan.


Di panduan kali ini kita telah mempelajari pengertian variabel dan cara penulisan variabel di dalam bahasa pemrograman C. Di panduan berikutnya, saya akan membahas mengenai cara penggunaan perintah printf yang telah beberapa kali kita gunakan.


Sumber https://www.duniailkom.com/