container-cargo-freight-harbor-640x480-1

Kenapa pengiriman dari Cina bisa gratis

Posted on

Jadi ceritanya admin mengunduh pertanyaan kenapa membeli barang dari Cina dan Vietnam dapat mengunduh free shipping atau pengiriman cuma-cuma keseluruh dunia. Admin sesungguhnya telah tahu memang guna pembelian barang dari beberapa online shop yang dengan menggunakan pada Cina atau Hong Kong sering menawarkan opsi free worldwide shipping ini. Biasanya kamu peroleh pada eBay, Taobao, AliExpress dan semacamnya.

Yang membangun admin ikut penasaran kok dapat mereka (si penjual) menawarkan pengiriman tanpa biaya? Memang membeli dari sana harganya dapat amat murah, tapi ongkos kirim dari luar negeri kadang menjadi penghalang – soalnya dapat lebih mahal dari barangnya, belum lagi masalah pajak impor kalau telah masuk Indonesia.

container-cargo-freight-harbor-640x480
wolfgang59b / Public Domain

Kalau kamu pun mau tahu kenapa pengiriman paket dari Cina dapat cuma-cuma silahkan baca apa yang admin peroleh berikut.

  • Harga barang yang amat murah
    Mau tak mau kita mesti mengakui bahwa hampir seluruh nama besar pada dunia mempunyai pabrik atau mengikuti produksi barangnya pada Cina. Ini dibuktikan pada banyaknya label “Made in China”. Siap dari elektronik, gadget, handphone, baju, tas, aksesori dan entah apa lagi sebab tak habis – habis kalau dibahas.
  • Ongkos kirim pengiriman paket yang memang murah
    Pemerintah Cina ternyata memang mendukung penjualan seketika keluar negeri, ini dibuktikan pada adanya subsidi guna biaya pengiriman dari Cina.
  • Kerjasama pada negara lain
    Kantor pos Cina (China Post) dan Hong Kong mempunyai kerjasama pada hal pengiriman paket pada murah atau bahkan cuma-cuma pada negara lain. Contohnya yaitu antara USPS pada nama ePacket.
  • Banyaknya barang yang lalu lalang dari Cina
    Jumlah barang yang dikirim keluar dari Cina sangatlah masif, sehingga ongkos kirim dapat ditekan semurah akan bahkan cuma-cuma.

Faktor – faktor diatas kalau digabungkan jelas menjadi keunggulan penjual dari Cina atau Hong Kong. Sedangkan guna Vietnam admin sendiri masih mencoba search tahu, tapi kemungkinan dapat dinamakan mirip.

Kapan nih Indonesia dapat memakai kebijakan serupa supaya kita dapat bersaing pada luar negeri. ??

sumber : utekno.com