Cara mengaktifkan Switch User di Windows

Posted on

Ini yaitu hal aneh yang kami peroleh pada diantara laptop rekan kerja kami, jadi ketika dia mau berganti user account Windows menggunakan aplikasi Switch User malah tak dapat digunakan. Tombolnya berwarna abu – abu dan ini tandanya dimatikan, dan dari search kami kadang malah hilang manfaat ini.

Kamu dapat mengakses Switch User dari Start Fitur kemudian tekan di tombol segitiga pada sebelah shutdown guna mengunduh opsi – opsi lain layaknya Log off, Sleep, Restart, dan Hibernate.

windows-7-start-menu-switch-user-640x201

Petunjuk memperbaikinya ada beberapa macam, sebaiknya coba yang termudah menurut sahabat.

Menghidupkan Switch User menggunakan aplikasi Registry

Silahkan sahabat panggil run dialog, kemudian ketikkan regedit dan klik tombol OK.

windows-7-run-command-regedit

Jendela Registry Editor akan muncul, navigasikan menuju HKEY_LOCAL_MACHINESOFTWAREMicrosoftWindowsCurrentVersionPoliciesSystem. Seharusnya sahabat akan melihat adanya HideFastUserSwitching, dan kalau nilainya yaitu 1 karenanya ubah menjadi 0 guna mengembalikan manfaat Switch User.
regedit-hkey-local-machine-policies-system-640x432
Kalau sahabat tak melihat adanya HideFastUserSwitching karenanya silahkan bikin entry baru pada tekan kanan, pilih New dan DWORD (32-bit) Value.

Bila telah rampung karenanya silahkan restart komputer sahabat guna menggunakan konfigurasi barunya.

Mengaktifkan Switch User memakai Group Policy

Silahkan sahabat jalankan Run command dan isikan pada gpedit.msc kemudian klik ENTER.

windows-run-command-gpedit-msc

Group Policy Editor akan tampil, arahkan menuju: Local Computer Policy > Computer Configuration > Administrative Templates > System > Logon. Berikutnya search opsi Hide entry points for Fast User Switching dan double-click.
gpedit-logon-640x216

 

Ubah konfigurasinya dari Enabled menjadi Disabled atau Not Configured, kemudian tekan OK.
gpedit-hide-entry-points-fast-user-switching
Sesudah dia restart Windows dan seharusnya opsi Switch User akan kembali ada dan dapat diaplikasikan kembali layaknya sedia kala.

Petunjuk – petunjuk diatas membutuhkan hak administratror Windows, dan kalau yang bermasalah ini yaitu komputer kantor biasanya memang dibatasi oleh System Administratornya. Jadi belum tentu ini ada yang rusak, siapa tahu memang kebijakan perusahaan.

sumber : utekno.com