Apa Itu Session Pada PHP ? Ini Jawabannya dan Contoh Penggunaanya Pada PHP

Posted on

Halo seluruh rekan-rekan blog , di awal februari ini saya ingin membagikan kepada sahabat sebuah ilmu yang betul-betul urgen dan wajib sahabat kuasai apabila sahabat ingin menjadi web developer, kali ini kita akan membahas cara membuat autentikasi dengan fungsi PHP yaitu Session. Apa itu session dan apa kegunaannya ? tentu sahabat yang belum paham akan berpikir demikian. Baiklah, secara garis besar dapat kita simpulkan bahwa session di php di umumnya digunakan pada membuat halaman login dan logout, bagus itu anggota maupun admin, dan bagi lebih jelasnya, mari kita bahas satu persatu.

1. Pendahuluan

Autentikasi ialah suatu mekanisme bagi mengatur hak akses suatu halaman web, biasanya diawali dengan adanya proses login. Dimana user diminta menginput user id dan password. Apabila berhasil login sahabat atau user berhak masuk ke suatu halaman, dan apabila tak, sahabat atau user tak akan dapat masuk ke halaman tersebut.

Session adalah sebuah varibel sementara yang diletakkan di server. Di mana PHP dapat mengambil nilai yang tersimpan di server walaupun kita membuka halaman baru. Biasanya session akan hilang apabila sahabat menutup browser.
Contoh penggunaan session yang dapat kita lihat dan alami ialah di proses login facebook, sebetulnya diwaktu sahabat mengetikkan email sahabat dan password sahabat ketika login di facebook, pertama-tama domisili email dan password sahabat akan dicek atau dicocokkan oleh facebook dengan domisili email yang tersimpan pada database facebook, dan apabila domisili email dan password sahabat ditemukan pada database facebook karenanya program facebook ini akan menyimpan domisili email dan password sahabat di server atau agar sahabat lebih paham, sifacebook akan menyimpannya didalam browser yang sahabat gunakan bagus itu Firefox maupun Google Chrome. Makanya diwaktu kita menutup atau meng-close browser kita dan kita menjalankan kembali browser tersebut akan muncul lagi halaman login. Kenap demikian ? padahal kita sebelumnya telah mengerjakan proses login, mungkin dari antara sahabat seluruh bertanya demikan, jawabanya ialah karena kegunaan yang digunakan di halaman login facebook ialah fungsi Session tadi, dimana seperti yang saya katakan tadi apabila browser ditutup atau diclose, karenanya session yang didaftarkan tadi akan hilang, dan oleh karena itu karenanya halaman login facebook tadi nongol lagi. Oke, bagi lebih jelasnya mari kita bahas dibawah ini.

2. Cara Membangun atau Register atau mendaftarkan Session

Cara membangun session ialah selaku berikut :

  1. Deklarasi awal kalau kita menggunakan session, yaitu menggunakan kegunaan session_start()
  2. Set suatu nilai ke variabel $_SESSION

Selaku contoh, bikin suatu halaman php dengan nama “halaman1.php” lalu ketik atau copy script php dibawah ini kedalamnya.

halaman1.php

Catatan :

  • Script Session_start() mesti diletakkan di baris code nomor satu di editor yang sahabat gunakan.
  • Kode session_start() mesti diletakkan sebelum ada output apapun walaupun hanya spasi, jadi sebaikanya selalu letakkan di bagian sangat atas
  • 3. Cara Mengecek Session Telah Teregister atau terdaftar

    Setelah kita me-registerkan variabel $_SESSION seperti yang kita lakukan di “halaman1.php” tadi, karenanya bagi mengecek apakah session telah diregister ialah dengan menggunakan kegunaan isset().
    Di contoh di atas (halaman1.php), setelah kita me-register $_SESSION[‘namauser’], kita akan ke halaman2.php
    Di halaman2.php kita akan cek apakah variabel session telah di register, apabila belum kita stop membuka isi halaman2.php

    Kini mari kita bikin halaman php dengan nama “halaman2.php” lalu tempatkan script php dibawah ini kedalamnya :

    halaman2.php

    Bagi melihat efeknya antara variabel $_SESSION telah diregister atau belum, coba sahabat tutup browser, lalu buka lagi browsernya, seketika buka halaman halaman2.php. Tanpa membuka halaman1.php terlebih dahulu, lalu lihat hasilnya, apabila telah kini coba sahabat jalankan “halaman1.php” dan kemudian jalankan “halaman2.php” , karenanya lihat hasilnya dan perbedaanya. Saran saya, lakukan hal yang sama berulang-ulang seperti langkah yang saya sebutkan diatas dan rubah tulisan “ivan” di “halaman1.php” tadi dengan nama sahabat atau nama apa saja, dan lihat hasilnya sekaligus perbedaanya hingga sahabat dapat paham apa itu session. Oke…!!

    4. Cara Un-Register Session (Log Out)

    Setelah kita belajar me-register session, karenanya cara un-register session ialah dengan menggunakan kegunaan unset() , script ini sama halnya dengan membangun logout di halaman blog, namun ini masih contoh kecil dan masih dapat sahabat kembangkan sesuai dengan keperluan sahabat. Dan bagi membuatnya mari kita bikin lagi halaman php dengan nama “logout.php” lalu copy kan script dibawah ini kedalamnya:

    logout.php

    Apabila telah, karenanya coba jalankan halaman yang sahabat bikin tadi secara berurutan, pertama-tama coba sahabat jalankan “halaman1.php” , apabila telah lalu jalankan “halaman2.php” dan lihat tulisan yang mucul di halamn browser sahabat, apabila sahabat telah melihatnya lalu jalankan halaman “logout.php” dan apabila semuanya telah selesai sahabat jalankan sesuai urutan yang saya katakan, karenanya refresh atau reload “halaman2.php” tadi dan lihat perbedaannya.
    Saran saya selaku admin blog ini, agar sahabat cepat dan dapat dengan gampang paham apa itu fungsi session pada php, coba sahabat ulangi langkah yang saya anjurkan tadi berulang-ulang hingga sahabat dapat paham apa sebetulnya session itu. Demikianlah bagi kali ini, jangan lupa share dan komentnya.

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *